sveosportu.com

America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders Dirilis

America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders sudah diputar di Netflix mulai 20 Juni 2024. (Rahmat Ari Hidayat/Skor.id)

– “Orang-orang mengira apa yang kami lakukan tidak sesulit itu,” demikian suara seorang pemandu sorak menceritakan dalam adegan pembuka film America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders. “Tapi tugas kami adalah membuatnya terlihat mudah.” 

Membuatnya terlihat mudah adalah inti dari semua yang dilakukan Dallas Cowboys Cheerleaders (DCC), dan serial dokumenter tujuh episode baru karya Greg Whiteley (terkenal berkat film-film lansiran Netflix seperti Cheer dan Last Chance U).

America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders menceritakan betapa banyak usaha yang diperlukan — secara mental, fisik, spiritual, dan emosional — untuk mewujudkan semuanya agar semulus barisan paduan suara tendangan tinggi yang terdiri dari 36 orang.

Dipimpin oleh sutradara lama Kelli Finglass dan kepala koreografer Judy Trammell, calon DCC harus melalui proses audisi yang ketat. Ratusan penari terampil melamar setiap tahun, dan baik pemula maupun veteran melalui proses audisi yang sama setiap musim. 

Dari saat audisi finalis yang digambarkan dalam episode 1 serial America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders ini hingga tim resmi tahun 2023, jumlah kandidat dikurangi dari 76 menjadi 36. Setiap bagian prosesnya pun terasa lebih kejam daripada yang sebelumnya.  

Menahan tekanan dan ekspektasi sebesar ini membutuhkan bakat dan pemikiran yang luar biasa, dan para wanita dalam pemeran America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders membawa semuanya ke lapangan, sampai mereka tersingkir.

“Ada orang-orang tertentu yang membuat Anda merasa harus fokus,” kata Whiteley tentang wanita yang ia dan timnya ikuti sepanjang serial ini. 

“Anda harus memercayai naluri itu dan terbuka terhadap ke mana pun cerita mereka akan pergi. Kami sepenuhnya siap untuk terus syuting dengan seseorang yang tidak masuk tim.”

Sebagai mantan DCC, Finglass telah memimpin tim pemandu sorak Dallas Cowboys menuju kejayaan sejak tahun 1991. Ia dianggap sebagai visioner yang mengubah skuad menjadi salah satu merek paling terkenal di dunia. 

“Energi baru dari kandidat pemula hingga kandidat veteran. Itulah yang membuat saya tetap bersemangat selama bertahun-tahun,” ujar Finglass dalam dokumen tersebut. 

Trammell juga seorang alumni DCC, atau sebagaimana Finglass menyebutnya, “pemandu sorak DCC era 1980-an yang ikonik.” Seperti yang diingat Trammel, pada tahun 1980, ketika dirinya mengikuti audisi, tidak kurang 2.000 gadis muncul. 

“Saat Anda melihat video lama sekarang, lucu untuk ditonton. Kami mengenakan set celana pendek dan sepatu hak tinggi. Saya rasa pada masa itu, gadis-gadis tersebut belum terlatih secara teknis. Gadis-gadis sekarang jauh lebih unggul daripada yang kita miliki,” tuturnya. 

Dari kamp audisi hingga tampil di depan 90 ribu penggemar di AT&T Stadium, serial ini akan mengikuti eksploitasi pasukan pemandu sorak Dallas Cowboys selama musim NFL 2023-2024.

America’s Sweethearts: Dallas Cowboys Cheerleaders (season 1) sudah dirilis di Netflix pada 20 Juni 2024, dengan tujuh episode yang masing-masing berdurasi 45 menit. 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat