sveosportu.com

Berawal dari Alumni Liga TopSkor Hingga Staff Pelatih TSI

Cover TopSkor Indonesia.

- Pengalaman berharga didapatkan dua alumni Liga TopSkor yakni Naufal Bayu dan Theophanic Isfahani.

Kini Naufal Bayu dan Theophanic Isfahani mendapat kesempatan untuk bergabung di staff kepelatihan TopSkor Indonesia (TSI) U-16 yang akan berlaga di TopSkor Cup National Championship (TCNC) 2024.

Diketahui, keduanya sudah merasakan atmosfer kompetisi Liga TopSkor sejak usianya masih menginjak 13 tahun hingga remaja, tepatnya pada musim 2016 hingga 2019.

Selama berkompetisi di Liga TopSkor Naufal sempat berseragam JFA, Asiop, hingga Soccer One. Sedangkan Theo pernah membela Villa2000 dan Serpong City.

Naufal dan Theo memang bukan pemain yang mempunyai karier cemerlang hingga menembus Timnas Indonesia yang biasanya menjadi langganan para alumni Liga TopSkor.

Mereka hanya mencicipi karier di Liga 3 zona Banten dan Jakarta. Kala itu, Naufal membela BJFA musim 2022 dan Theo berseragam Batavia di musim 2024 lalu. 

Atas-bawah: Theophanic Isfahani (Villa2000) bersama Andre Oktaviansyah dan Naufal Bayu saat membela JFA di kompetisi Liga TopSkor. (Dok.Istimewa)
Atas-bawah: Theophanic Isfahani (Villa2000) bersama Andre Oktaviansyah dan Naufal Bayu saat membela JFA di kompetisi Liga TopSkor. (Dok.Istimewa)

Namun, keduanya menjadi saksi hidup perjalanan beberapa alumni Liga TopSkor yang kini mengisi skuad Timnas Indonesia hingga bermain di tim profesional Liga 1.

Beberapa nama pemain seperti Hamsa Lestaluhu, Rendy juliansyah, Muhammad Ferarri, Andre Oktaviansyah, hingga Salman Alfarid sempat menjadi rekan setimnya.

"Pengalaman yang paling mengesankan bagi saya dulu sempat satu tim bersama Ferarri dan Salman di JFA. Saya dulu itu bermain di posisi sayap serang, Ferarri dan Salman main di lini pertahanan," ujar Naufal.

Theo pun mengungkapkan mempunyai pengalaman yang tak kalah menarik. Lelaki yang bertugas sebagai penjaga gawang itu pernah terpilih menjadi Man of The Match (MOTM).

"Saya pernah mendapatkan MOTM saat bermain bersama Villa2000 di Nivea Men Liga TopSkor musim 2017. Saat itu juga saya berada satu kompetisi yang sama di Liga TopSkor dengan Andre dan Hamsa," kata Theo.

"Buat saya itu sebagai suatu kebanggaan mengingat mereka kini sukses menjadi pemain profesional dan sempat membela timnas juga," ucapnya.

Tiga staff pelatih TSI U-16, Naufal Bayu (Physiotherapy), Theophanic Isfahani (Pelatih Kiper), Luki Nurhakim (Asissten Pelatih). (Wiryanto/)
Tiga staff pelatih TSI U-16, Naufal Bayu (Physiotherapy), Theophanic Isfahani (Pelatih Kiper), Luki Nurhakim (Asissten Pelatih). (Wiryanto/)

Di TSI U-16, Naufal dipercaya pelatih kepala, Derris Herdiansyah untuk bagian physiotherapy, sedangkan Theo ditugaskan menjadi pelatih kiper.

Keduanya mengungkapkan akan berkerja maksimal untuk membawa TopSkor Indonesia berprestasi di TCNC 2024.

"Ini menjadi tahun kedua saya di tim TSI. Tentu saya berharap bisa membawa TSI meraih hasil maksimal di TCNC nanti. Semoga kekuatan tim saat ini bisa lebih baik dari TSI musim sebelumnya," ungkap Naufal.

Hal senada juga diungkapkan Theo, lelaki yang memiliki lisensi D Nasional itu ingin membawa harum nama TSI di TCNC 2024.

"Saya sangat antusias berada di tim ini dan menjadi tantangan juga buat saya menangani TopSkor Indonesia. Buat saya ini adalah tim besar dan saya punya tujuan untuk meraih hasil maksimal di kompetisi skala nasional nanti," pungkasnya.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat