sveosportu.com

Disebut tak Percaya Proses di RRQ, Ini Jawaban Pak AP

CEO RRQ, Andrian Pauline atau Pak AP (Dede Sopatal Mauladi/Skor.id)

- CEO RRQ, Andrian Pauline memberikan update terbaru terkait dengan kondisi timnya menjelang musim baru.

Seperti diketahui, RRQ sudah melepas jajaran pelatih mereka dan bahkan pemain yang membela mereka di MPL ID Season 13 lalu.

Sang bos pun sempat mendapatkan kritik lantaran disebut tidak mempercayai proses yang berjalan di dalam timnya.

Dalam video di kanal Youtubenya, sosok yang akrab disapa Pak AP itu pun memberikan jawaban soal dirinya yang disebut tak percaya proses.

AP menilai dari sudut pandangnya tentang proses dimana menurutnya itu timnya telah menjalani dan percaya terhadap hal tersebut, mengingat RRQ telah melakukannya sejak lama.

RRQ yang tidak mendapat kesempatan untuk berlaga di M5 akhirnya memakai waktu tersebut untuk mulai melaksanakan persiapan menuju MPL ID S13 seperti mencoba pemain, pelatih strategi, dan lainnya.

AP juga menyadarkan ke semua orang bahwa ia dan RRQ sudah melakukan investasi besar-besaran di tim dengan membeli pemain dan pelatih.

"Saya mau jelasin tentang proses itu sendiri, proses season 13 itu sudah dimulai dari Desember, itu karena kita tidak lolos ke M5,"

"Jadi kita punya banyak waktu untuk mempersiapkan tim, tetapi hasilnya tidak maksimal, kalian harus sadar kita sudah investasi besar-besaran, pemain, pelatih, kita juga udah lakuin semua cara, buat saya, gak percaya proses? Saya udah nunggu lumayan lama," ucap Pak AP dikutip dari Revival TV.

Kemudian Pak AP membuat perbandingan dengan tim lain, dimana ia melihat ada tim yang bisa dengan cepat sukses dengan pemain baru yang menurutnya menandakan tidak perlunya waktu yang panjang untuk menyesuaikan diri.

Ditambah para pemain di satu tim termasuk RRQ tentunya tinggal bersama, bermain dan berlatih bersama, melakukan kegiatan sehari-hari bersama, sehingga seharusnya cepat menyetel.

Proses yang sudah dijalani RRQ terbukti tidak berbuah hasil manis menyebabkan AP dan jajaran direksi tim memutuskan untuk mengadakan pembaruan dengan perombakan.

"Kalian harus sadar, beberapa tim yang sudah cukup sukses dengan pemain-pemain baru, tetap nyetel, jadi saya mikir cukup kok, gak butuh waktu bertahun-tahun untuk menyesuaikan diri, karena kita tinggal bareng, jadi buat saya proses itu sudah terjadi, tetapi hasilnya tidak sesuai, makanya perlu ada perombakan, perlu adanya sesuatu yang baru," lanjut AP.

Menarik untuk ditunggu siapakah pelatih dan pemain yang akan masuk ke jajaran tim berjuluk Raja dari Segala Raja untuk MPL ID Season 14.

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat