sveosportu.com

Fakta Menarik Spanyol vs Italia di Euro 2024

Laga big match Spanyol vs Italia tersaji Jumat (21/6/2024) dini hari pukul 02.00 WIB dalam lanjutan penyisihan Grup B Euro 2024 (Yusuf/Skor.id).

– Spanyol dan Italia akan bertemu dalam laga kedua fase grup Euro 2024. Laga kedua bagi mereka di Grup B ini akan digelar pada Kamis (20/6/2024) malam waktu setempat atau Jumat mulai pukul 02.00 dini hari WIB.

Pertandingan dini hari nanti dipastikan bakal sengit, bukan hanya karena reputasi keduanya di level internasional – Spanyol juara Eropa tiga kali (1964, 2008, 2012) dan Piala Dunia sekali (2010) sedangkan Italia kampiun Euro dua kali (1968, 2000) dan Piala Dunia empat kali (1934, 1938, 1982, 2006) – namun dari rekor pertemuan mereka. 

Dari total 39 kali pertemuan, Spanyol menang 14 kali sedangkan Italia 11 (sisanya imbang 14). La Roja mampu mencetak 45 gol berbanding 46 torehan Gli Azzurri

Pertandingan dini hari nanti akan sangat penting bagi kedua tim karena baik Spanyol maupun Italia sudah sekali menang masing-masing atas Kroasia (3-1) dan Albania (2-1). 

Jelang laga ini pula, menampilkan sejumlah fakta menarik dari pertandingan Spanyol melawan Italia:

1. Ini akan menjadi pertandingan ke-11 antara Spanyol dan Italia di turnamen internasional besar (delapan di Piala Eropa dan tiga di Piala Dunia), sebuah rekor antara dua tim Eropa. Duel ini juga merupakan edisi kelima berturut-turut kedua tim bertemu di Piala Eropa (sejak 2008) – sekali lagi ini juga sebuah rekor.

2. Tidak termasuk lotere adu penalti, Italia hanya kalah satu kali dari 10 pertandingan melawan Spanyol antara Piala Eropa dan Piala Dunia (menang 4, imbang 5), yakni pada final Euro 2012 (0-4).

3. Spanyol telah memenangi dua pertandingan terakhir melawan Italia, keduanya di UEFA Nations League. La Furia Roja belum pernah meraih tiga kesuksesan berturut-turut melawan Gli Azzurri.

4. Namun begitu, Spanyol telah memenangi tiga pertemuan sebelumnya melawan juara bertahan Euro, dan selalu mencapai final di setiap edisi saat itu: 2-1 melawan Uni Soviet pada 1964, 1-0 atas Jerman Barat pada 1984, dan 2-1 menghadapi Yunani pada 2008.

Penyerang Timnas Spanyol, Alvaro Morata. (Jovi Arnanda/).
Penyerang Timnas Spanyol, Alvaro Morata, mencetak gol dalam laga lawan Kroasia, di ajang Euro 2024, Sabtu (15/6/2024) malam WIB. (Jovi Arnanda/).

5. Italia tetap tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir mereka di putaran final Piala Eropa (menang 7, imbang 3). Laga pertama seri ini adalah kemenangan 2-0 atas Spanyol di Euro 2016. Kekalahan terakhir Gli Azzurri di kompetisi tersebut terjadi saat melawan Irlandia di laga terakhir penyisihan grup tahun 2016.

6. Spanyol hanya kalah satu kali dari 11 pertandingan kompetitif di bawah asuhan pelatih Luis de la Fuente (menang 9, imbang 1) dan memenangi seluruh tujuh pertandingan terakhir berturut-turut. Kemenangan beruntun terlama terakhir di kompetisi resmi terjadi pada periode antara Oktober 2016 dan Oktober 2017, delapan.

7. Sejak kalah dari Spanyol di Nations League pada Juni 2023 (1-2), Italia hanya kalah satu kali dari 12 pertandingan terakhirnya di semua kompetisi (menang 8, imbang 3), yakni dari Inggris, 1-3, di kualifikasi Piala Dunia zona Eropa, pada 17 Oktober 2023 lalu. 

8. Alvaro Morata mencetak 10 gol dalam 15 penampilan di turnamen internasional besar bersama Spanyol (antara Piala Dunia dan Euro). Satu-satunya pemain lain yang mampu mencetak dua digit gol mengingat dua kompetisi bersama timnas Iberia tersebut adalah David Villa (13).

 

9. Nicolo Barella terlibat dalam lima gol dalam tujuh penampilan terakhirnya untuk Italia (2 gol dan 3 assist), termasuk gol dalam pertandingan pertama Gli Azzurri di Euro 2024 melawan Albania. Barella akan berusaha mencetak gol dalam tiga pertandingan internasional berturut-turut untuk pertama kalinya dalam kariernya.

10. Fabian Ruiz terlibat dalam dua dari tiga gol Spanyol melawan Kroasia, memberikan assist pada gol Alvaro Morata dan mencetak gol kedua. Sejak debut internasionalnya pada Juni 2019, hanya Jordi Alba (sembilan) yang memberikan umpan sukses lebih banyak untuk La Roja dibandingkan dengan gelandang Paris Saint-Germain itu (delapan). 

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat